Gorden di Rumah Sakit Bisa Tularkan Penyakit?

Gorden rumah sakit disebut-sebut bisa menularkan penyakit juga, lho. Menurut American Journal of Infection Control, tirai atau gorden rumah sakit bisa dihinggapi banyak bakteri. Salah satunya bakteri Staphylococcus aureus yang resistan terhadap antibiotik methicilin, seringnya disebut dengan MRSA atau super bug.

Hanya dalam 14 hari, melansir hellosehat, bakteri sudah sangat banyak menumpuk di gorden dan ini berisiko mengontaminasi pasien rumah sakit. Penelitian dilakukan dengan mengambil secara acak 10 tirai rumah sakit. Sebanyak 10 tirai rumah sakit itu kemudian dilihat kondisinya selama beberapa hari ke depan. Hasilnya, pada hari ketiga tirai menunjukkan peningkatan kontaminasi mikroba.

Pada hari ke-14, 5 dari 8 tirai dinyatakan positif terkontaminasi MRSA yang bisa mematikan, terutama pada orang yang sistem kekebalan tubuhnya sedang melemah.

Pada 3 minggu terakhir atau hari ke-21 pengamatan, 8 tirai semuanya melebihi tingkat kontaminasi bakteri yang diizinkan untuk sebuah rumah sakit. Dua tirai lainnya yang kebetulan posisinya bukan di kamar rawat inap masih tetap bersih dan terbilang aman di minggu ketiga.

Tirai yang membatasi kasur pasien rawat inap inilah yang sangat mudah terkontaminasi dan menimbulkan risiko tinggi terjadinya kontaminasi bakteri. Tirai antarkasur pasien ini sering tersentuh tetapi jarang sekali diganti.

Kevin Shek, seorang dokter di University of Manitoba, Kanada yang juga menjabat sebagai salah satu peneliti dalam studi ini mengatakan, karena tingkat kontaminasi yang paling tinggi tercatat di hari ke-14, maka itu di hari ke 14 ini semua tirai ruangan pasien seharusnya dicuci atau diganti.

Pergantian gorden rumah sakit memang di luar kuasa pasien atau pengunjung. Jika rumah sakit tidak menggantinya tiap 2 minggu sekali, hal yang bisa Anda lakukan sendiri adalah mengurangi paparan kumannya.

Penularan akan semakin mudah terjadi jika pengunjung rumah sakit tidak mencuci tangan mereka setelah menyentuh benda-benda di rumah sakit seperti tirai ini. Dengan selalu mencuci tangan setelah memegang tirai, apalagi sebelum makan, menyentuh pasien, atau merapikan barang, Anda bisa mengurangi paparan kuman dari tirai.

Hal yang harus diingat, mencuci tangan bukan hanya dilakukan setelah memegang pasien atau orang yang sedang sakit. Semua benda dalam rumah sakit bisa jadi media penularan bakteri.

Mencuci tangan adalah kebutuhan dasar Anda selama di rumah sakit untuk mengurangi paparan penularan kuman. Cuci tangan dengan air dan sabun setidaknya selama 20 detik. Anda juga bisa menggunakan pencuci tangan alkohol yang biasanya disediakan rumah sakit.(ilj/bbs)

Sumber: https://kabar6.com/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *